header-int

ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DI KOTA GORONTALO

Selasa, 10 Okt 2023, 14:34:27 WIB - 571 View
Share
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DI KOTA GORONTALO

10 Oktober 2023. Fadilla Julianti Larekeng merupakan ketua tim periset dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) kegiatan ini merupakan kegiatan penelitian sebagai pemenang hibah Dikti 2023. Tema riset yang mengantarkan tim fakultas pertanian memenangkan hibah Belmawa yaitu “paradigma akademisi pertanian terhadap alih fungsi lahan pertanian di Gorontalo”. Menurut penuturan tim peneliti, tema ini merupakan tema penting yang mebutuhkan perhatian akademisi karena menyangkut keberlangsungan pertanian dan pemenuhan kebutuhan hidup keluarga petani di perkotaan yang didominasi petani kecil.

Sebagai salah satu contoh, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Gorontalo luas lahan sawah irigasi di Kota Gorontalo pada tahun 2016 seluas 843 Ha dan terus mengalami penurunan hingga data publikasi terakhir tahun 2020 seluas 795 Ha. Dilihat dari data tersebut bahwa dalam kurun waktu 4 Tahun luasan lahan sawah di Kota Gorontalo terus mengalami penurunan, begitu juga dengan lahan pertanian lain seperti ladang dan kebun.

Syamsir S.P.,M.Si selaku dosen pertanian sekaligus dosen pembimbing dalam riset ini juga menyampaikan bahwa “peran akademisi dalam mengontrol laju alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian sangat diperlukan, setiap kebijakan dan keputusan pada bidang pertanian harus menyasar berbagai pihak terkait terutama petani, bisa dalam bentuk partisipasi atau kebermanfaatan yang didapatkan oleh petani, terutama petani kecil yang ada di perkotaan”.

Informan penelitian merupakan dosen – dosen fakultas pertanian dari kampus – kampus yang ada di Gorontalo.Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma akademi mengenai tema penelitian cukup beragam, beberapa menyoroti nasib petani pasca lahan garapannya beralih fungsi ke fungsi lain, juga melihat dari segi kebijakan mengenai penataan wilayah perkotaan yang mengedepankan kebermanfaatannya. Pada sisi yang lain informan penelitian menyikapi hal tersebut dengan menghubungkannya ke pemenuhan pangan masyarakat, bahwa alih fungsi lahan yang berlangsung terus menerus nantinya akan berpengaruh terhadap pemenuhan pangan, terlebih kepada petani penggarap atau buruh tani yang tidak punya hak kepemilikan lahan. Ucap Tim Peneliti.

Pihak fakultas pertanian menyampaikan apresiasi kepada tim PKM Fakultas pertanian yang mengangkat tema alih fungsi lahan pertanian perkotaan dan berhasil memenangkan hibah Riset Eksakta Dikti, bahwa kedepannya di Tahun 2024 akan diusulkan beberapa tema sentral di bidang pertanian dengan harapan dapat berkontribusi kepada kekayaan ilmu pengetahuan di bidang pertanian, baik dari sisi sosiologi pertanian, sosial ekonomi, agribisnis, agroteknologi dan teknologi hasil pertanian, kita punya ilmu yang kompleks pada bidang pertanian.

 

Ketua Periset: Fadilla Julianti Larekeng

Anggota periset : Abdurahman dan Indrawan Dalanggo

Dosen pembimbing: Syamsir S.P.,M.Si

Unidha Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo
© 2024 Fakultas Pertanian Unisan Gorontalo Follow Fakultas Pertanian Unisan Gorontalo : Facebook Twitter Linked Youtube