ANALISIS PERMINTAAN BAWANG MERAH

Main Article Content

Darmiati Dahar

Abstract

Permintaan bawang merah yang tinggi dan terus-menerus tidak bisa diimbangi dengan produksi yang terus-menerus pula. Hal tersebut disebabkan karena bawang merah merupakan tanaman semusim terutama ditanam pada musim kemarau dan akhir musim hujan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan bawang merah di Desa Marisa Utara; dan untuk menganalisis elastisitas permintaan bawang merah di daerah penelitian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif atau deskriptif digunakan untuk mengetahui gambaran umum lokasi penelitian. Metode deskriptif dengan tabulasi sederhana ditujukan untuk memberikan gambaran kondisi lokasi penelitian dan karakteristik responden. Sementara untuk analisis kuantitatif dilakukan dengan analisis regesi berganda.

Hasil yang diperoleh bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan bawang merah adalah harga bawang merah, harga bawang putih, harga daun bawang, pendapatan, dan jumlah tanggungan. Hasil analisis uji t didapat bahwa hanya variabel harga bawang merah dan jumlah tanggungan yang siginifikan pada tingkat kepercayaan 95%. Sedangkan variabel lainnya yaitu harga bawang putih, daun bawang, dan pendapatan tidak signifikan. Hasil analisis uji F diperoleh bahwa koefisien regresi signifikan secara statistic pada tingkat kepercayaan 95%. Kelima faktor tersebut dapat dikatakan secara bersama-sama berpengaruh terhadap permintaan bawang merah di Desa Marisa Utara. Hasil pengujian koefisien determinasi menunjukkan 50,1% dapat dijelaskan oleh seluruh variabel yang digunakan dalam model.Hasil perhitungan elastisitas permintaan bawang merah diperoleh nilai elastisitas harga bawang merah, harga bawang putih, dan harga daun bawang bersifat elastis. Sementara variabel lainnya yaitu pendapatan dan jumlah tanggungan bersifat inelastis.

Article Details

How to Cite
Dahar, D. (2017). ANALISIS PERMINTAAN BAWANG MERAH. Agropolitan, 4(1), 14 - 24. Retrieved from http://faperta.unisan.ac.id/jurnal/index.php/Agropol/article/view/5
Section
Artikel